Jagat Play
Kontroversi pelarangan rilis di dua platform terbesar PC ternyata tidak sepenuhnya menghentikan penjualan game horror Horses. Publisher Santa Ragione sebutkan bahwa game horor indie tersebut tetap berhasil menjual lebih dari 18.000 copy, walaupun sebelumnya diblokir dari Steam dan Epic Games Store menjelang peluncurannya dua minggu lalu.
Informasi ini disampaikan melalui siaran pers resmi Santa Ragione via IGN, yang katakan Horses menghasilkan pendapatan bersih sekitar $65.000 dari penjualan di GOG dan Humble. Pendapatan tersebut cukup untuk membayar royalti kepada kreator game, Andrea Lucco Borlera, sekaligus melunasi pinjaman yang diambil publisher itu demi menyelesaikan pengembangan game.
Namun, Santa Ragione menegaskan bahwa angka tersebut belum memadai. Meski perhatian publik terhadap kontroversi Horses cukup besar, pada nyatanya hasil penjualannya tak cukup untuk biayai pembuatan game baru. Untuk sementara, tim pengembang berencana mengambil pekerjaan dan proyek eksternal lain, sambil berharap penjualan jangka panjang dapat membuka peluang pembuatan prototipe baru di masa depan.
Kasus ini menegaskan betapa pentingnya peran Steam bagi kelangsungan hidup game indie, sekaligus menunjukkan bahwa eksposur besar dari kontroversi tidak selalu sama dengan keberlanjutan finansial untuk sebuah studio kecil.
Bagaimana menurut pendapat Anda mengenai nasib dari game horror yang mengundang perhatian ini?
Comments
More Articles
Rumor: Resident Evil 0 Remake Dikabarkan Dalam Pengembangan
Bapak Game Tekken Katsuhiro Harada Resmi Pensiun Dari Bandai Namco
Microsoft Minta Xbox Dapatkan Keuntungan di Atas Batas Standar
Where Winds Meet Siapkan Update di Awal Januari 2026, Bawa Guild Battle
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo
Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!
Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!
© JagatReview | 2010-2026